LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Yogyakarta

Sabtu, 22 Juli 2023 - 03:53 WIB

Forum Bela Budaya Adat dan Tradisi Nusantara Gelar Aksi Protes Terkait Perkawinan Hewan Memakai Adat Tradisi Budaya Indonesia

Mediakompasnews.Com- YOGYAKARTA – Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya telah viral diberbagai media sosial (Medsos) yang penuh kontroversi adanya pernikahan Anjing dengan memakai adat tradisi budaya Indonesia.

Hal tersebut membuat geram para pemerhati budaya dan ini merupakan sebuah keprihatinan atas terjadinya perkawinan hewan (anjing) yang diselenggarakan dengan memakai adat tradisi budaya Indonesia, khususnya Jawa dan menggunakan gagrak (gaya) Yogyakarta.

Sehingga Forum Bela Budaya Adat dan Tradisi Nusantara (FBBATN) membuat kesepakatan untuk melakukan tindakan aksi protes didepan Gedung DPRD DIY.Jum’at (21/7/2023)

Baca Juga :  Lestarikan Olahraga Tradisional, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar Lomba Jemparingan

Menurut Ketua umum (Ketum) FBBATN Ki Gde Mahesa kejadian tersebut merupakan pelecehan,penghinaan terhadap adat istiadat budaya yang padat penuh filosofi kehidupan bagi manusia.

“Sehingga FBBATN membuat Somasi,Petisi serta langkah hukum atas kejadian tersebut. Serta melakukan
Aksi Moral Berbudaya yang diisi orasi budaya, musik,puisi serta memberikan petisi kepada DPRD Provinsi DIY,”ujarnya.

Baca Juga :  Girimulyo Mengaji untuk Tingkatkatkan Ukuwah Islamiyah

Mahesa menjelaskan bahwa Aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pembelaan tradisi budaya,Selain itu, walaupun pelaku telah minta maaf maka kami tetap akan melanjutkan ke jalur hukum agar ditindak lanjuti.

“Dari kejadian tersebut maka kami menyatakan 5 Tuntutan Pernyataan sikap.Pertama mengecam keras kejadian perkawinan anjing yang merupakan tindakan pelecehan, penghinaan dan penistaan terhadap adat tradisi budaya Jawa.
Kedua mendesak kepolisian agar menindak pelaku dan penyebar konten perkawinan anjing,event organizer sebagai pelaksana.
Ketiga meminta pada semua pihak yang menyebarkan agar segera mentakedown tayangan terkait.
Keempat Pecat Staff khusus presiden karena tidak berbudaya.
Kelima membuat Ruwatan Sengkala sebagai bentuk permintaan maaf,” tegasnya

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi DIY Gelar Upacara Puncak Hari Bhakti Adyaksa ke- 63 

Dalam aksi tersebut panitia inti melakukan audiensi dengan Komisi 5 DPRD DIY,sementara dihalaman acara aksi terus berlangsung dengan tertib. (Reno)

Share :

Baca Juga

Kegiatan TNI

Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi Ketua KPID DIY

Berita Utama

Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi Dari BKKBN DIY

Berita Utama

Girimulyo Mengaji untuk Tingkatkatkan Ukuwah Islamiyah

Yogyakarta

Polda DIY Akhiri Operasi Patuh Progo 2023, Kabidhumas : Semoga Masyarakat Jadikan Keselamatan dan Ketertiban Berlalulintas yang Utama

Yogyakarta

Kasrem 072/Pamungkas Sholat Idul Adha di Istana Kepresidenan Yogyakarta

Yogyakarta

Produsen Minyak Atsiri UKM Syafaluna Kobosungu Dlingo Bantul Mendapat Kunjungan dari UTP Malaysia dan UII Yogyakarta

Yogyakarta

Setelah 3 Tahun Vakum, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Kembali Gelar Tradisi Gunungan Grebek Syawal

Yogyakarta

PMI DIY Siapkan 714 Personil, 26 Ambulance, 5 Motor First Responder dan 21 Pos Pantauan Lebaran