DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Uncategorized

Sabtu, 10 Juni 2023 - 06:03 WIB

Sejuta Lilin untuk Kematian Engeline Korban Kekerasan ibu Angkatnya Di Bali

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Delapan tahun silam lalu persisnya 19 April 2016 Engelina (8) putri cantik murid SD di Denpasar, Bali dikabarkan hilang, lalu 22 April 2023 ibu angkat Engeline melaporkannya kepada Polsek Denpasar Timur.

Berangkat dari laporan anak hilang itulah dimulainya pemyidilan dan penyelidikan oleh Polisi. Sabtu (10/06/23).

Dengan kerja keras banyak pihak, Polisi Kapolda Bali aktivis peduli anak, pemerintah, Komisi Nasional Perlindungan Anak dan stake holder perlindungan Anak dan berbagai organisasi sosial peduli anak di dalam dan diluar dan didalam negeri 10 Juni 2015 akhirnya menemukan Engelina putri kandung pasangan suami istri warga Banyuwangi Jawa Timur meregang nyawa dengan paksa, yang sebelumnya putri dan kreatif eksplotasi, diperjakan secara pak mengurus ayam, anjing dan kesayangan ibu angkatnya, dipukul, mati dan dikuburkan disamping kandang ayam di depan rumah ibu angkatnya.

Baca Juga :  Wartawati MKN Biro Kota Tangerang Bagikan 300 Nasi Bungkus dan Snack

Kabar ditemukan jenazah Engeline mati dan dikuburkan secara keji dekat kandang ayam dibantu oleh Asisten Rumah Tangga membuat geger dan heboh bagi masyarakat Bali, Indonesia bahkan masyarakat dunia international..

Berjalannya penyelidikan dan penyidikan oleh polisi, selama hampir setahin setelah ditemukan jenazah Engeline oleh Polisi dan atas bantuuan banyak pihak termasuk Komnas Perlindumgsn Anak, organi sosial peduli anak, organisasi kekuatan sosial kepemudaan di Bali, dan media masa dan para pihak peduli anak alhirnya 10 Juni 2015 menemukan pelaku utamanya adalah ibu angkatnya Margaret.

Baca Juga :  Pemdes Jaya Karta Bagikan Bantuan Lansung Tunai Kepada Manfaat

Atas perkara ini , oleh pengadilan Negeri Bali menghukum Ibu Angkat Engeline dengan hukan 20 tahun psfa pengadilan tingkat pertama di Denpadar Bali kemudian pada tingkat kasasi di MA justru dihulum dengan hukuman seumur hidup sementata ART Margaret Agus warga NTT melalui pembelaan Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea di hukum 10 tahun penjara yang semula dihukum 20 tahun penjara.

Nah, sekarang tragedi kematian Engeline sudah 8 tahun berlalu, mengingatkan kita agar terus bergerak menjadikan tragedi kematian Engeline sebagai ikon Aksi memutuskan kekerasan terhadap anak di Imdonesia.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Rohul Gencar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Pemasangan Spanduk Di Titik Rawan Laka

Agar pengorbanan dan kematian Engeline tidak menjadi sia-sia, dihari peringatan ditemukannya jenazahnya 10 Juni 2015, Komnas Perlindungan Anak mengajak bangsa Indonesia menundukkan kepala untuk beberapa detik..dan meminta semua pihak khususnya aktivis dan peduli anak untuk menyalakan sebanyak 1000 lilin dimalam hari di tempatnya masing’-masing dan ditempat-tempat persembayangan Pure di Bali diikuti meniup peluit sebagai tanda aksi memutus maya rantai keketasan terhadap anak di Indonesia, demikian ajak Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan dalam keterangan persnya hari ini di Jakarta, Sabtu 10 Juni 2023.

Penulis : Abubakar

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sail And Touring Sekeseler Siliwangi Cek Poin 6, Danrem 064/MY Berbaur Dengan Masyarakat Pulo Panjang

Berita Utama

Inovasi Polres Sumenep Tekan Curanmor, Dengan Berikan Bendera Hitam (Tengkorak)

Uncategorized

Dalam Tahapan Kampanye, Ratusan Warga Cempaka Antusias Iringi Pawai Calon Kades Nomor Urut 2, SUPENA.

Uncategorized

Sat Lantas Polres Rohul Gencar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Pemasangan Spanduk Di Titik Rawan Laka

Uncategorized

OMP-LK24, Kapolda Riau Kunjungi Polres Rokan Hulu Tingkatkan Sinergi Dan Dukung Ketahanan Pangan

Uncategorized

KPU Gelar Debat Publik Terakhir Paslon Wali Kota dan Wakil Walikota

Uncategorized

Panas..!!Disebut – Sebut mendalangi Dugaan Pemerasan sejumlah Kepala Desa, Kadis PMD Sergai Hingga Kini Masih Bungkam..!

Uncategorized

Dampak BPRS Mandul, LBH Phasivic Buka Posko Pengaduan Korban Malpraktek Seluruh Rumah Sakit Provinsi Jambi