LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Rabu, 22 Februari 2023 - 12:24 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pemberian Gelar Kehormatan Ksatria Padma Dharma Utama kepada Panglima TNI

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi diberikannya gelar kehormatan “Ksatria Padma Dharma Utama” kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dari Puri Ageng Blahbatuh Gianyar, Bali. Prosesi penganugerahan dilaksanakan di Puri Ageng Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Selasa malam (21/2/23). Diawali penyematan Pin Ksatria Padma Dharma Utama dari Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Ngurah Kakarsana.

“Pemberian gelar kehormatan “Ksatria Padma Dharma Utama” kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sangatlah tepat. Terlebih, gelar kehormatan tersebut merupakan visualisasi bunga Padma (Teratai) yang dapat hidup di tiga dimensi, yaitu tanah, air dan udara. Sehingga menjadi simbol bagi Panglima TNI untuk dapat menyatukan dan meningkatkan kesolidan tiga Matra TNI, yakni TNI Darat, TNI Laut dan TNI Udara, dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (22/2/23).

Baca Juga :  Polsek Kesambi Kembali Gagalkan Kelompok Remaja Hendak Tawuran, Berbagai Sajam Diamankan

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan ini mengingatkan, saat ini TNI tengah dihadapkan pada berbagai tantangan yang lebih kompleks, canggih, dan lebih rumit seiring dengan laju perkembangan zaman. Karenanya, TNI perlu makin mewaspadai ancaman nirmiliter yang merusak ideologi negara.

“Kedaulatan bangsa dan negara tidak boleh hanya bertumpu pada kekuatan fisik militer. Karena saat ini potensi ancaman hadir dalam berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, budaya, politik, deologi, maupun berbagai ancaman lainnya yang bersifat soft power,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  TNI AD Tegaskan Video Pernyataan Serda Ucok di Tiktok Adalah Upaya Adu Domba

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, dunia saat ini sedang menghadapi perang generasi kelima, berupa peperangan siber dan informasi. Menjadikan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia, tidak hanya sekadar ancaman peperangan militer. Melainkan juga menyasar perang siber dan informasi.

Baca Juga :  Antisipasi Penyelundupan Senpi dan Munisi Melalui Bandara, Danrem 172/PWY Gelar Brifing dengan Instansi Terkait

“Dampak yang dihasilkan dari perang generasi kelima bisa lebih dahsyat dibandingkan perang lainnya. Dengan kekuatan siber yang dikendalikan dari jauh, sebuah negara bisa melumpuhkan objek vital negara lainnya, seperti pembangkit listrik, cadangan minyak, hingga operasional Alutsista militer. Selain bisa juga membuat jaringan telekomunikasi dan internet di negara lain mati total, digital perbankan kacau, radar militer maupun penerbangan sipil tidak bisa digunakan. Karenanya, TNI harus mampu menjaga keutuhan NKRI dari semua serangan yang datang,” pungkas Bamsoet.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pemkot Tangerang dan Pemkab Belitung Jalin Kerja Sama Pengembangan Aplikasi E-Audit

Berita Utama

Upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pemkab Tegal Susun DIKPLHD 2024

Berita Utama

Personil Polsek Kabun Meringkus Tersangka Tindak Pidana Perjudian Jenis Togel Online

Berita Utama

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Komisi Eropa

Berita Utama

Dirlantas Polda Kalteng Beri Beasiswa Pendidikan Dan Modal Usaha kepada Keluarga Disabilitas  

Berita Utama

Bintan Tagana Dibuka Bupati Indramayu di Hotel Trisula

Berita Utama

Presiden Jokowi Terima Anggota Bawaslu Periode 2022-2027

Berita Utama

530 Personil Gabungan Amankan Pendaftaran Cakada di KPU