Breaking News

Home / Berita Utama / Nasional

Selasa, 24 Januari 2023 - 08:59 WIB

Sodetan Ciliwung, Upaya Menyeluruh Pemerintah Kendalikan Banjir Jakarta

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Presiden Joko Widodo menekankan bahwa penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Setelah di hulu pemerintah membangun Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, di hilir pemerintah tengah menyelesaikan sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT).

“Sebentar lagi akan selesai. Ini mungkin April insyaallah sudah selesai,” ujar Presiden dalam keterangannya usai meninjau langsung proyek pembangunan sodetan Kali Ciliwung ke KBT, Jakarta, pada Selasa, 24 Januari 2023.

Baca Juga :  Sempat Menangis, Akhirnya Siswa SD di Balikpapan Bisa Bertemu Presiden

Presiden pun optimis proyek yang sempat terhenti selama enam tahun tersebut akan rampung tepat waktu. Menurut Presiden, masalah pembebasan lahan yang membuat proyek sodetan Kali Ciliwung terhenti sudah diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ini kemarin 1,5 bulan telah dibebaskan lahan di sini sehingga bisa dimulai lagi pengeborannya,” ungkap Presiden.

Presiden juga meyakini pembangunan sodetan Kali Ciliwung tersebut akan sangat membantu mengurangi debit banjir di Jakarta. Berdasarkan data yang diterima, sodetan Kali Ciliwung akan mengurangi hingga 33 meter kubik per detik pada saat status banjir siaga empat. Sedangkan pada saat status banjir siaga satu, sodetan ini dapat mengurangi hingga 63 meter kubik per detik.

Baca Juga :  Ponpes Darul Ma'arif Sintang Lolos ke Final Piala Kasad Liga Santri PSSI

“Ini kalau nanti sudah berfungsi, sangat mengurangi banjir yang ada di Jakarta,” tutur Presiden.

Tidak hanya sodetan, Presiden menyebut penanganan banjir di Jakarta juga harus diikuti dengan proyek lainnya yang dapat membantu penanggulangan banjir di Jakarta. Mulai dari penyiapan pompa-pompa air hingga normalisasi sungai-sungai di Jakarta.

“Urusan pompa yang ada di sungai-sungai dan juga urusan normalisasi Ciliwung, normalisasi 12 sungai yang ada Mookervart, Kali Pesanggrahan, Kali Angke, Kali Cipinang, dan lain-lainnya juga harus dinormalisasi kalau kita ingin Jakarta tidak banjir,” ucap Presiden.

Baca Juga :  Transformasi Menuju Polri yang Presisisi, Biro SDM Polda Kalbar Laksanakan Post Assessment

“Plus yang di utara banjir rob baik dengan tanggul laut maupun dengan _giant sea wall_ itu juga saya sudah perintahkan ke Gubernur DKI,” tandasnya.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Lancar, 393 Permohonan Paspor Calon Haji Dilayani Imigrasi Tangerang

Berita Utama

Di Rokan Hulu Harga Sawit Mangkin Menurun Terus

Berita Utama

Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy

Pemerintah RI

Presiden Jokowi: Terus Kawal Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri

Berita Utama

Resmikan Bendungan Ciawi, Presiden: Mampu Reduksi Banjir di Jakarta

Berita Utama

GWI DKI Jakarta Audiensi Dengan Kesbangpol Jakarta Utara, Ini Tujuannya

Berita Utama

Gema Santri Dukung Polri dan Polres Batubara, Berantas Perjudian dan Narkoba

Berita Utama

Marinir TNI AL Raih 15 Medali, Perebutkan Piala Presiden Dalam Kejuaraan Bogor Open Archery Championship 2022