DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kesehatan / Pemerintah Daerah

Senin, 26 Desember 2022 - 12:34 WIB

RSUD Kabupaten Batu Bara Akan Terus Berbenah Setelah Menjadi BULD

Mediakompasnews.Com – Batu Bara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batu Bara terus berbenah pasca ditetapkan menjadi Badan Usaha Layanan Daerah (BULD) pada 19 Desember 2022 lalu.

Direktur RSUD Batu Bara dr. Guruh Wahyu Nugraha kepada wartawan menjelaskan, dalam rangka memberi kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat Batu Bara khususnya pasien dan keluarga pasien, pihaknya telah membuat 4 program unggulan.

Pada program pertama, dipaparkan dr. Wahyu dalam mewujudkan Visi RSUD Kabupaten Batu Bara yaitu, ‘Berperan Aktif dalam meningkatkan derajat dan kesehatan masyarakat Kabupaten Batu Bara.

“Sesuai dengan misi Kabupaten Batu Bara melalui pelayanan kesehatan bersifat kuratif, diperlukan langkah kongrit berupa misi RSUD Kabupaten Batu Bara yaitu ‘Memberikan pelayanan kesehatan yang unggul dan paripurna sesuai dengan perkembangan ilmu pengentahuan dan teknologi dengan beriorentasikan pada keselamatan pasien”, katanya, Senin, 26/12/2022.

Baca Juga :  Agenda Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Berbasis Resiko

Pada program kedua, membuat Laporan Aksi Perubahan, Laporan ini
meliputi tahapan jangka pendek yang terdiri dari; Milestone pertama dengan
menyampaikan Rancangan aksi perubahan kepada mentor.

Kegiatannya dikatakan dr. Wahyu dilaksanakan dengan menyusun langkah pertama yakni rancangan aksi perubahan. Langkah kedua, melakukan konsultasi tentang rancangan aksi perubahan kepada mentor, dan meminta persetujuan kapada mentor.

“Pada Milestone kedua, dilaksanakan dengan membentuk tim efektif.
Kegiatannya ialah dengan menyusun SK tim efektif dan kemudian mengkonsultasikannya kepada mentor.
Di Milestone ketiga, dilakukan
penyusunan persiapan Rancangan Aksi Perubahan,”

“Ini dilaksanakan dengan kegiatan mengundang tim efektif, membagi tugas kepada tim pengelola dan tim efektif, dan menyepakati komitmen aksi perubahan”, jelas dr. Wahyu.

Sedangkan pada Milestone keempat dilakukan dengan membahas rancangan aplikasi pooin datuk rajo. Diisi dengan kegiatan memaparkan isi rancangan aplikasi yang disusun, menampung setiap masukan rapat hingga tersusunnya rancangan alur dan desain aplikasi poin datuk rajo.

Baca Juga :  Camat Kalang Anyar Bersama Kepala Desa Cikatapis dan Warga Gotong Royong Bersihkan Bantaran Sungai Cikatapis

Selanjutnya pada Milestone kelima dengan mengadakan Bimtek aplikasi Poin Datuk Rajo (Portal Informasi Pendaftaran Dan Untuk Rawat Jalan Online).

“Ini dilaksanakan dengan kegiatan memberikan bimbingan teknis kepada petugas pengelola aplikasi tentang penggunaan aplikasi”, jelasnya lagi.

Kemudian dilanjutkan dengan Milestone keenam melalui uji coba aplikasi.”Uji coba aplikasi ini dilaksanakan dengan kegiatan mengarahkan tim efektif untuk melakukan percobaan pendaftaran di aplikasi poin datuk rajo”, tambahnya.

Setelah itu pada Milestone ketujuh diadakan Sosialisasi Aplikasi poin datuk rajo. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mensosialisasikan aplikasi poin datuk rajo kepada puskesmas-puskesmas, masyarakat dan juga melalui media sosial.

“Akhirnya pada Milestone Kedelapan dilakukan penerapan aplikasi poin datuk rajo”, terang dr. Wahyu.

Baca Juga :  Luar Biasa, Diskominfo Kepri Cetak Spanduk dan Baliho Setahun Habiskan Anggaran Rp. 2,5 Miliar

Sedangkan program ketiga yang akan ditempuh RSUD yang dipimpinnya, dr. Wahyu mengungkapkan manfaat aksi perubahan bagi RSUD Batu Bara.

Ada empat manfaat yang akan diperoleh dari menjalankan program pertama dan kedua yakni meningkatkan kinerja pelayanan rumah sakit yang lebih efektif dan efisien. Kemudian mengembangkan infrastruktur teknologi informasi, meningkatkan mutu dan kcepatan pelayanan serta manfaat keempat
meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) rumah sakit bagi pasien.

Dikatakan dr. Wahyu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) rumah sakit tentu akan memudahkan pasien dalam melakukan pendaftaran, pasien tidak perlu mengantri lama.

Kemudian memudahkan masyarakat mendapatkan informasi tentang pelayanan RSUD Kabupaten Batu Bara, seperti jadwal dokter spesialis, ketersediaan tempat tidur, dan informasi lainnya serta meningkatkan kepuasan pasien.

(Albs70).

Share :

Baca Juga

Berita Dunia

Diskominfosantik Gelar Rakor PPID Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Pelayanan Informasi

Berita Utama

Empat Desa Naik Kelas, Gubernur Ridwan Kamil Serahkan Empat Maskara

Pemerintah Daerah

“Bayi Viral” Lahir Saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Pemerintah Daerah

Lembaga perlindungan konsumen merah putih ‘LPK-MP’ Kabupaten Pandeglang Pertanyakan Status ASN Ketua Komisioner Bawaslu Pandeglang

Berita Utama

BINDA Kalbar, Adakan Vaksinasi Serentak di 14 Kabupaten dan Kota, Mematok Target Harian Sebanyak 5.000 Dosis

Pemerintah Daerah

HUT RI ke-77 Bupati Sumenep Menggelar Doa Bersama Tukang Becak

Berita Utama

Pemkab Rohul Rakor Bersama Forkopimda Riau Untuk Menangani Masalah Banjir

Pemerintah Daerah

Desa Pengasinan Launching Samisade Tahun 2022 Alokasi Betonisasi Jalan dan TPT