LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Selasa, 20 Desember 2022 - 08:02 WIB

Pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) Desa Pematang Panjang Diduga Tidak Tepat Sasaran  

Mediakompasnews.com – Sumatera Utara, – Batu Bara,Desa Pematang Panjang yang di pimpin oleh Pejabat Sementara Desa yakni Musfufah. SPd, yang mana, beliau di kenal juga sebagai selaku kepala sekolah SD negeri 04 Titi Merah Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

Desa Pematang Panjang Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara, melaksanakan pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT), yang di laksanakan pekerjaannya oleh TPK Desa yang bernama katan, yang bersumberkan dana dari Dana Desa Pematang Panjang sebesar Rp 34.000.000, dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 30 hari kalender (1 bulan), yang berlokasi di dusun ll pematang panjang, yang mana dengan volume nya sepanjang 200 meter terbagi kiri 100 meter dan kanan 100 meter.

Baca Juga :  AXS Gelar Celebration Anniversary di Museum Gedung Juang Tambun

Ada dari hasil pantauan dari awak media ke lokasi pekerjaan tersebut yang sedang dilaksanakan, menemukan bahwasanya, pekerjaan TPT tersebut di duga bahwasa nya tidak tepat sasaran, yang mana pekerjaan tersebut di bangun di lokasi yang jauh dari permukiman rumah masyarakat desa tersebut.

Salah seorang dari tokoh masyarakat yang sempat dikompirmasi oleh awak media, nama dan inisial nya yang tak ingin di sebutkan mengatakan, “kami sangat kecewa sekali, yang mana dikarekan pembangunan itu sangat sangat di sayangkan, di karenakan oleh, pada saat ini kami sering banjir, dan tergenang air, jadi ini harus di bantu untuk suatu solusi nya, bukan membangun yang kepentingan pribadi”.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir Ereten

“Pembangunan TPT tersebut di realisasikan di lokasi dari perkebunan masyarakat yang tanpa ada nya rumah dari masyarakat, ini terkesan sekali dari pemborosan anggaran, yang mana dari anggaran tersebut bisa di gunakan untuk kegiatan yang lainnya, yang bisa guna untuk masyarakat banyak, bukan masyarakat tertentu, khusus nya untuk manfaat lahan kepala dusun saja”, ujar dari salah seorang tokoh masyarakat saat di kompirmasi oleh awak media.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Kapolda Sumut Optimalkan Aplikasi Lancang Kuning

Yang mana, pada waktu beberapa hari yang lalu, Kabupaten Batu Bara mengalami banjir di beberapa kecamatan, termasuk dari Kecamatan Lima Puluh Pesisir itu sendiri, dan sebahagian nya di kecamatan lain.

“Jadi kami selaku atas nama dari masyarakat sangat kecewa sekali kepad PJ desa yang kurang nya transparan terhadap masyarakat, beliau sangat mementingkan dari kebutuhan dari kepala dusun nya, bukan masyarakat nya, bukti nya terlihat dari pekerjaan yang dikerjakan saat sekarang ini, ini menjadi suatu bukti”, tandas nya. (Albs70).

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tim Gabungan Dit Reskrimsus Dan Sat Intel Brimob Polda Kep Babel Amankan 8 Ton Lebih Timah Balok di kediaman Ramon

Berita Utama

Bersama Kepala BSSN, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penguatan Kedaulatan Siber Indonesia

Berita Utama

HTN Ke-62, Ketua KPK H. Firli Bahuri ; Tidak Boleh Dikecewakan Jangan Coba-Coba Mencuri Hak Petani

Berita Utama

Kapolri-Dewan Pers Bertemu, Sepakat Cegah Polarisasi Pemilu

Berita Utama

Kapolres Lebak Hadiri Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak se-Kabupaten Lebak Tahun 2022

Berita Utama

Presiden Tegaskan Arahan Tidak Buka Puasa Bersama Hanya Untuk Pejabat Pemerintah

Berita Utama

Abah Anom “AA” Banten peduli, Adakan Gerakan Jum,at Berkah di Mesjid Agung Banten

Berita Utama

Dewan Pers ,Bersama Polri ,Tandatangani Kerjasama ,Perlindungan Kemerdekaan Pers