LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kegiatan Jurnalis / Lampung

Minggu, 18 Desember 2022 - 14:48 WIB

DPC PJS Metro Berikan Pelatihan Jurnalistik Untuk Mahasiswa

Mediakompasnews.Com – Metro Lampung – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Kota Metro Lampung menggelar pelatihan Menulis Jurnalistik dan Operator Website di Graha Pena Radar Metro, Minggu (18/12/2022).

Peserta pelatihan sengaja menyasar mahasiswa dan mahasiswi untuk menambah pengetahuan. Harapannya, para peserta mengetahui ruang lingkup menjadi wartawan dan mengoperasikan website portal berita.

Ketua DPC PJS Kota Metro Hermansyah mengatakan, selama ini profesi wartawan masih dipandang sebelah mata. Menjadi wartawan karena tidak ada pilihan atau pekerjaan lain, alias kepepet daripada tidak kerja sama sekali. Padahal, menurut wartawan pemegang kartu UKW Utama itu, menjadi wartawan adalah sebuah kebanggaan.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2023 KBO Babel dan PJS Kota Pangkalpinang Salurkan Sedekah Beras

“Menjadi wartawan itu tidak mudah. Butuh dedikasi, butuh keilmuan, butuh etika yang baik. Tidak bisa hanya karena kita mengandalkan pers adalah pilar keempat Demokrasi sehingga perilaku kita di lapangan tidak mencerminkan pers yang beretika. Oleh sebab itu, kita memilih menggandeng mahasiswa untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia pers sehingga bisa menjadi bekal khususnya dari sisi penulisan yang sesuai EYD, bisa juga diterapkan saat menyusun skripsi dan penulisan ilmiah lainnya,” ujar Hermansyah yang juga Pemimpin Redaksi radarmetro.id ini.

Baca Juga :  SMSI Kota dan Kabupaten Cirebon, Resmi Dikukuhkan SMSI Jawa Barat

Ia menambahkan, untuk menjadi wartawan yang baik, salah satu yang harus dipelajari dulu adalah cara menulis. Teknik penulisan jurnalistik yang menggunakan EYD, sangat membantu mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugasnya di kampus. Setelah penulisan yang baik, baru dibekali dengan informasi yang luas. Hal ini bisa didapatkan dengan cara membaca informasi apa pun dari media baik cetak, televisi, maupun online.

“Setelah itu baru kita pelajari Kode Etik Jurnalistik khususnya berkaitan dengan kerja-kerja wartawan di lapangan. Sehingga tidak salah kaprah yang membuat seolah-olah wartawan tidak bisa salah. Meskipun kita dilindungi oleh UU Pers, namun bukan tidak mungkin kita bisa dipidana karena kaitannya kerja di lapangan tidak sesuai KEJ. Seperti berita bohong, atau pun melakukan pemerasan. Hal-hal tersebut tidak dilindungi karena memang bukan bagian kerja jurnalistik dan kita bisa dipidana karena hal itu,” terangnya.

Baca Juga :  Pimred MKN Hadiri HUT ke-7 FWJ Indonesia: Lantik Pengurus Baru dan Kenang Jasa Pendahulu

Dalam kesempatan itu, ada 20 mahasiswa lintas universitas dan prodi yang mengikuti pelatihan. Mewakili Universitas Muhammadiyah Metro dan IAIN Metro ambil bagian dalam kegiatan itu.

“Harapannya ke depan kita bisa lakukan lebih besar lagi sehingga kebermanfaatannya bisa lebih terasa lebih luas,” ucapnya.

(Rastim Ken Aji/Red)

Share :

Baca Juga

Kegiatan Jurnalis

PWI Kota Tangsel Jalin Sinergi dengan Satpol PP, Bahas Kolaborasi Strategis di Bidang Edukasi Publik

Berita Utama

Polda Lampung, FKUB Provinsi Lampung Menyikapi Bom Bunuh diri Bandung

Berita Utama

Sekjen AWPI Jakarta Timur Mengapresiasi terhadap Kinerja Kapolri, Penanganan kasus Pembunuhan Brigadir J

Kab.Lebak

Pemerintah Desa Muncangkopong Gelar Musyawarah Desa untuk Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2025

Kab.Lebak

Dugaan Pungli RTLH Di Desa Malingping Utara, BK-LSM “Landasan Hukumnya Sangat Gamblang”

Kab.Bengkulu

Pemdes Bandung Baru Melakukan Kegiatan Bimtek Posyandu

Kegiatan Jurnalis

DPC PJS Pekanbaru Resmi Terbentuk

Kapolres Sumenep

Kapolres Sumenep Ngobrol Kamtibmas Bersama Komunitas Jurnalis Sumenep