DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Organisasi Masyarakat

Jumat, 2 Desember 2022 - 08:07 WIB

Ketua DPC LIN Batu Bara : Desa Pakam Raya Bukan Kerajaan

Mediakompasnewa.com – Sumatera Utara – “Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, bukanlah wilayah yang menganut sistem kerajaan. Warga masyarakat khususnya Dusun VII cukup perpendidikan dan pintar.

Namun terkait kisruhnya dugaan Satu Dusun dijabat Dua orang Kadus, ada kesan warga dipintari.” kata Sumber warga setempat, Jum,at (2/12/2022)

Sumber mengatakan, kalau Desa Pakam Raya ini berkafasitas Kerajaan, mungkin untuk menjalankan sistem kepemimpinannya sarat dengan Nepotisme itu sah – sah saja sebab, Desa Pakam Raya itu milik pribadi.

“Jika Desa Pakam Raya itu bukan milik pribadi, mestinya pimimpin tertinggi di desa ini segera insaf. Jalankan semua roda pemerintahan desa berdasarkan aturan yang jelas dan benar. Jangan karena ada indikasi politik balas budi.

Baca Juga :  Ormas BPPKB Banten, Ranting Suka Asih Berbagi Takjil Di Bulan Puasa

Setiap masyarakat mempunyai hak yang sama dihadapan hukum termasuk seluruh warga masyarakat Dusun VII, Desa Pakam.” Jelas Sumber.

Ketika dimintai pendapatnya, Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Batu Bara, Aditya Petrus Gultom, mengatakan jika kondisi yang ada di Desa Pakam Raya, soal Satu Dusun Dijabat Dua orang Kadus. Jika hal itu dilegalkan maka ini akan menjadi preseden buruk dalam sistem pemerintahan desa di Kabupaten Batu Bara ini.

Baca Juga :  Ormas BPPKB Banten DPAC Kec Tangerang Penggalangan Dana Korban Bencana Cianjur

“Bahwa ada dugaan Satu Dusun dijabat oleh Dua orang Kepala Dusun atau Kadus, yang ternyata dari Dua orang Kadus tersebut masih ada hubungan keluarga, yaitu antara anak dengan ayah kandung.” Kata Gultom.

Lanjut Gultom, informasi berkembang ditengah masyarakat, bahwa Kadus anak kandung berinial (SR), adalah karyawan dan berkerja setiap hari pergi pagi pulang petang.

“Apakah setiap harinya pekerjaan Kadus itu diwakilkan, dan apakah di Dusun VII itu tidak ada lagi orang yang berpendidikan tinggi yang pintar cerdas, dan luang waktu selain SR.

Baca Juga :  Sikap Tegas Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin Soal Namanya Dicatut Media Police Watch News

Memang kita harus menggerakkan budaya undur diri, dan punya rasa malu yang tinggi sehingga kita tidak kehilangan harga diri. Pertanyaannya sederhana “halalkah kita memakan hasil dari suatu pelanggaran aturan ?” Tanya Gultom singkat.

Masih kata Sumber, diduga untuk mempertahankan jabatan Kadus tersebut setelah adanya pertemuan pada Senin (28/11/2022) di Aula Kantor Desa Pakam Raya, dibuatlah surat pernyataan kesanggupan SR untuk menjadi Kadus.

“Masyarakat tidak membutuhkan pernyataan, yang masyarakat butuhkan adalah kenyataan kinerjanya sebagai Kepala Dusun.” Kata Sumber mengakhiri. (SY)

Share :

Baca Juga

Organisasi Masyarakat

Pengukuhan Berjalan Sukses Amanah Berat Menantang PW MOI Kepri

Daerah

Sekjen KAI Batu Bara, Kecam Keras Atas Terjadinya Pengrusakan Kaca Mobil Ketua Ferari Batu Bara

Berita Utama

Sambut Hari Kartini, Kartini Bamus Maskot Tangerang Bersama Karang Taruna Cipondoh Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

Organisasi Masyarakat

Gelar Jambore IMI Tahun 2022 Di Bali, Bangkitkan Ekonomi dan Industri Pariwisata di Bali  

Organisasi Masyarakat

BK-LSM, Apresiasi Kinerja Dinas PMD Lebak

Organisasi Masyarakat

Muscab XI Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi

Organisasi Masyarakat

Dialog Publik “Peran & Independensi Pers Dalam Pembangunan

Organisasi Masyarakat

Karang Taruna Indramayu Rayakan HUT ke-62, Dengan Tema “Bangkit Bersama Dalam Kesetiakawanan”.