DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah

Selasa, 22 November 2022 - 05:09 WIB

1337 Guru Honorer di Kabupaten Indramayu Menunggu Diangkat Sebagai PPPK

Mediakompasnews.Com – Indramayu – Sebanyak 1337 guru honorer yang lulus passing grade di Kabupaten Indramayu masih menunggu giliran diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu terjadi karena keterbatasan angaran Pemkab Indramayu untuk mengangkat mereka. Anggaran Pemkab Indramayu saat ini baru mampu mengangkat 280 guru honor sebagai PPPK.

Meski begitu, pengangkatan guru PPPK tidak berjalan mulus. Kondisi itu terjadi lantaran formasi telah ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Dalam SK Menpan RB nomor 877 tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab Indramayu telah ditetapkan formasi untuk PPPK mencakup kuota guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Baca Juga :  Wujud Sinergitas, Babinsa Koramil 414–04/Membalong Laksanakan Komsos Dengan Ketua BPD

“Kami bukan penentu formasi PPPK, semua sudah ditentukan oleh Kemenpan RB,” ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Ari Risdianto, Senin, 21 November 2022.

Terkait dengan kuota guru PPPK yang diusulkan sebanyak 280 orang, kata dia, hal itu terkait dengan keterbatasan anggaran.

Anggaran yang tersedia dalam usulan APBD, tidak mampu mengangkat seluruh guru honor menjadi PPPK yang jumlahnya sebanyak 1617 orang.

Baca Juga :  Rapat Paripurna pendapat akhir fraksi terhadap dua Raperda

“Kalau kami, tentu saja akan senang jika semuanya bisa diangkat sebagai ASN PPPK, tetapi sekali lagi anggaran kita terbatas. Masih banyak sektor lain yang harus dibiayai, misalnya infrastruktur,” ungkap Ari.

Pada bagian lain Ari menjelaskan, Bupati Indramayu, Nina Agustina, selama ini terus mencari formalasi untuk bisa mensejahterakan ASN non PNS. Hanya saja, kondisinya terkendala keterbatasan anggaran.

Ia mencontohkan, Nina Agustina dari saat mulai menjabat hingga saat ini begitu serius menggali sumber pendapatan, satu diantaranya melalui pajak sebagai pendapatan daerah.

Baca Juga :  Angka Penduduk Kota Tangerang Tercatat 1,965 Juta Jiwa, Catat Pertumbuhan 0,77 Persen di 2024

Sebab, kata Ari, dengan semakin tingginya pajak yang diterima sebagai pendapatan, maka semakin besar pula sumber biaya pembangunan, satu diantaranya adalah untuk menggaji ASN PPPK.

“Ibu Bupati begitu concern dalam hal menggali pendapatan daerah. Ini sebagai bukti bahwa upaya Pemkab Indramayu untuk menambah besar anggaran terus diupayakan. Kalau pendapatan naik, peluang pengangkatan ASN PPPK pun tentu lebih besar,” ujar dia.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Desa Sidoluhur Gelar Musrenbangdes Tahun 2023 bersama aparatur pemdes di Aula Kantor desa

Pemerintah Daerah

Bekerjasama dengan DLH Yogyakarta FPRB Abilowo Sendangsari Tanam 1000 Pohon

Bekasi Kota

Operasi Pasar Beras Murah 2 Jam Ludes

Pemerintah Daerah

Bupati Batu Bara Zahir Lantik Pejabat Berkompetensi dan Profesional

Pemerintah Daerah

Melalui FGD, Sekda Hilmy Minta Kawasan Perikanan Dipertahankan

Berita Utama

Bupati Rohul H. Sukiman Dorong Camat dan Kades Intensifkan Pemungutan PBB-P2

Kota Baru

Pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Pemilu 2024

Berita Utama

Dinilai Perencanaan Goib, Proyek PSU Dinas PRKP Banten di Sorot POGANT