LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pemerintah Daerah

Selasa, 22 November 2022 - 05:09 WIB

1337 Guru Honorer di Kabupaten Indramayu Menunggu Diangkat Sebagai PPPK

Mediakompasnews.Com – Indramayu – Sebanyak 1337 guru honorer yang lulus passing grade di Kabupaten Indramayu masih menunggu giliran diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu terjadi karena keterbatasan angaran Pemkab Indramayu untuk mengangkat mereka. Anggaran Pemkab Indramayu saat ini baru mampu mengangkat 280 guru honor sebagai PPPK.

Meski begitu, pengangkatan guru PPPK tidak berjalan mulus. Kondisi itu terjadi lantaran formasi telah ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Dalam SK Menpan RB nomor 877 tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab Indramayu telah ditetapkan formasi untuk PPPK mencakup kuota guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Baca Juga :  Kadis DP3A Menghadiri Giat Kementrian PPPA Workshop Mengenai Solusi Kekerasan Terhadap Gender

“Kami bukan penentu formasi PPPK, semua sudah ditentukan oleh Kemenpan RB,” ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Ari Risdianto, Senin, 21 November 2022.

Terkait dengan kuota guru PPPK yang diusulkan sebanyak 280 orang, kata dia, hal itu terkait dengan keterbatasan anggaran.

Anggaran yang tersedia dalam usulan APBD, tidak mampu mengangkat seluruh guru honor menjadi PPPK yang jumlahnya sebanyak 1617 orang.

Baca Juga :  Bupati Indramayu Hadiri Syukuran Panen Raya di Desa Puntang

“Kalau kami, tentu saja akan senang jika semuanya bisa diangkat sebagai ASN PPPK, tetapi sekali lagi anggaran kita terbatas. Masih banyak sektor lain yang harus dibiayai, misalnya infrastruktur,” ungkap Ari.

Pada bagian lain Ari menjelaskan, Bupati Indramayu, Nina Agustina, selama ini terus mencari formalasi untuk bisa mensejahterakan ASN non PNS. Hanya saja, kondisinya terkendala keterbatasan anggaran.

Ia mencontohkan, Nina Agustina dari saat mulai menjabat hingga saat ini begitu serius menggali sumber pendapatan, satu diantaranya melalui pajak sebagai pendapatan daerah.

Baca Juga :  Samisade Tahun 2022  Sasak Panjang Alokasikan Peningkatan Infrastruktur Jalan 

Sebab, kata Ari, dengan semakin tingginya pajak yang diterima sebagai pendapatan, maka semakin besar pula sumber biaya pembangunan, satu diantaranya adalah untuk menggaji ASN PPPK.

“Ibu Bupati begitu concern dalam hal menggali pendapatan daerah. Ini sebagai bukti bahwa upaya Pemkab Indramayu untuk menambah besar anggaran terus diupayakan. Kalau pendapatan naik, peluang pengangkatan ASN PPPK pun tentu lebih besar,” ujar dia.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Penyampaian Nota KUAS-PPAS P.APBD Tahun Anggaran 2022

Kota Bekasi

Cawalkot Kota Bekasi M2 Temu Kangen Dengan SPSI dan Pengacara

Pemerintah Daerah

Pemkab Temanggung Berikan Bantuan Pupuk kepada Petani Tembakau

KAB SANGGAU

Launching Desa Bersinar Desa Pulau Tayan Utara Kabupaten Sanggau

Pemerintah Daerah

Pameran Kemenkeu Satu Lampung 2022 Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Para Pelaku UKM

Pemerintah Daerah

Launching Samisade Tajurhalang Tahun 2022 di Alokasikan Peningkatan Infrastruktur jalan 

Pemerintah Daerah

Pengambilan Sumpah Jabatan PAW Anggota DPRD Batu Bara yang di Hadiri oleh Bupati Batu Bara

Kabupaten Tangerang

Kadis DP3A Menghadiri Giat Kementrian PPPA Workshop Mengenai Solusi Kekerasan Terhadap Gender