LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Sabtu, 12 November 2022 - 04:32 WIB

Presiden akan Hadiri Sejumlah KTT dengan Mitra Wicara ASEAN dan Tiga Pertemuan Bilateral

Mediakompasnees.Com – Phonm Penh – Presiden Joko Widodo akan menghadiri sederet konferensi tingkat tinggi (KTT) dengan mitra wicara ASEAN dan pertemuan bilateral pada hari keempat kunjungannya di Kamboja, pada Sabtu, 12 November 2022. Mengawali agendanya, Presiden akan menghadiri KTT ASEAN Plus Three (APT) di Hotel Sokha, Phnom Penh.

Selanjutnya, Presiden Jokowi akan mengikuti KTT ASEAN-India ke-19 untuk memperingati hubungan dialog ASEAN-India ke-30 tahun. Agenda berikutnya, Presiden Jokowi akan menghadiri KTT ASEAN-Australia ke-2.

Pada siang harinya, Kepala Negara akan mengikuti KTT ASEAN-Jepang ke-25. Selepas itu, Presiden Jokowi akan menghadiri tiga pertemuan bilateral, masing-masing dengan Sekretaris Jenderal PBB, Executive Chairman World Economic Forum (WEF), dan Presiden Dewan Eropa.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Sidoarjo

Berikutnya, Presiden akan mengikuti KTT ASEAN-AS ke-10, kemudian dilanjutkan dengan KTT Peringatan ASEAN-Kanada. Pada malam harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana akan menuju Chroy Changvar International Convention and Exhibition Centre (CCIC) untuk menghadiri jamuan makan malam oleh Perdana Menteri Kamboja.

Sebelumnya, pada Jumat (11/11/2022) kemarin, Presiden Jokowi telah mengikuti acara inti KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 yang dilakukan dalam bentuk dua format, yaitu sesi pleno dan sesi retreat. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya mengatakan bahwa pada sesi pleno, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya kesatuan dan sentralitas ASEAN dalam menghadapi tantangan eksternal maupun internal.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Tangerang Perkuat Sinergi Kinerja 2026

“Secara eksternal, ASEAN harus mampu menavigasi rivalitas kekuatan besar yang makin menajam. Sementara secara internal, ASEAN harus tetap relevan, menjaga kepatuhan terhadap Piagam ASEAN, dan mengatasi krisis di Myanmar. Untuk menghadapi tantangan tersebut, kesatuan dan sentralitas ASEAN adalah kunci. Kesatuan dan sentralitas ini harus dimaknai secara konkret dan bukan semata-mata menjadi mantra kosong,” ujar Menlu.

KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 menghasilkan 19 dokumen yang diadopsi, antara lain ASEAN Leaders’ Statement on the Aplication of Timor Leste to ASEAN. Menurut Menlu Retno, para pemimpin ASEAN di dalam dokumen tersebut memutuskan menyetujui secara prinsip diterimanya Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN, memberikan status observer, dan memperbolehkan Timor Leste berpartisipasi pada pertemuan ASEAN termasuk sesi pleno KTT.

Baca Juga :  Diduga Asal Jadi Kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Pasir Putih Menuju Sei Rakyat Batas Kecamatan DAK

“ACC atau ASEAN Coordinating Council ditugaskan untuk menyusun road map yang akan dilaporkan pada KTT ke-42 untuk diadopsi. Semua negara ASEAN dan mitra dialog diminta mendukung penuh Timor Leste untuk mencapai milestone tersebut melalui pemberian bantuan pengembangan kapasitas dan dukungan lainnya,” ujar Menlu.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Dunia

Bertolak ke Singapura, Wapres Akan Bertemu Wakil PM Singapura

Berita Utama

Presiden Pantau Langsung Pembagian BLT BBM di Lampung

Berita Utama

Semangat Gemilang Irhamuddin di HUT ke-393 Kabupaten Tangerang

Berita Utama

Hadiri Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan, Danrem 064/MY Tanam dan Panen Cabai

Berita Utama

Pegawai Pemkot Bekasi Manfaatkan Layanan Pergantian NIK jadi NPWP

Berita Utama

Bertolak ke NTT, Presiden akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur Pendukung Pariwisata

Berita Utama

Kebakaran Toko, Dua Petugas Damkar Pingsan Saat Melakukan Pemadaman

Berita Utama

Danrem 064/MY Bersama Pj. Gubernur Banten Sambut Kedatangan Wapres Di Tanara