LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Jumat, 4 November 2022 - 22:30 WIB

UPN “VETERAN” Yogyakarta Berikan Bantuan Mesin Pengupas Kulit Melinjo kepada Kelompok “Roso Eco”

Mediakompasnews.com – Bantul – UPN Veteran Yogyakarta,melakukan pendampingan serta memberikan sumbangan mesin pengupas kulit melinjo kepada kelompok pengrajin Emping melinjo “Roso Eco” di pedukuhan Ngambah kalurahan Mulyodadi,kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (03/11/2022).

Pedukuhan Ngambah merupakan salah satu sentra industri pembuatan emping melinjo, kemudian pengrajin Emping melinjo membuat satu kelompok serta di beri nama “Roso Eco”
Kelompok tersebut beranggotakan 12 orang pengrajin,dengan kapasitas produksi kurang lebih 75kg/hari,
olahan emping melinjo yang di produksi di kelompok ini,antara lain emping dengan rasa natural, emping geprek,dan juga emping rasa manis,

Baca Juga :  Edarkan Obat Terlarang, Polsek Jatiuwung Amankan Penjaga Toko Kosmetik

Sujilah selaku ketua kelompok,kepada awak media menyampaikan, permintaan emping melinjo selalu mengalami peningkatan 10%peetahun, permintaan ini tidak hanya dari permintaan lokal(Yogyakarta)tapi permintaan hampir dari seluruh Indonesia(Nasional),
“Saat ini kita merasa kesulitan untuk pengupasan kulit melinjo,”ungkapnya

UPN veteran Yogyakarta melalui program hibah pengabdian internal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) pada bulan Juni sampai Oktober 2022,telah melakukan pendampingan terhadap kelompok pengajian emping melinjo “Roso Eco”.

Baca Juga :  Bukit Saung Geulis Joglo Kini Menyiapkan Voucher Coffe Asmaralaya Sambil Santai Nunggu Tenda Untuk Anda Selesai

Menurut Gunawan Maryono,selaku ketua program mengatakan bahwa pendampingan yang di lakukan adalah meliputi Inovasi peralatan/mesin pengupas kulit melinjo inovasi ini di dasarkan atas permintaan dari anggota yang saat ini merasa kesulitan dalam proses pengupasan kulit melinjo,
karena yang di lakukan selama ini masih secara manual,dan di rasakan pengupasan secara manual sangat memakan waktu,melelahkan, menjenuhkan,serta jari tangan terasa perih,karena iritasi.

Baca Juga :  Emosi yang Tak Terkendali, Bayi Berusia 5 Bulan di Banting oleh Ibu Kandung Sendiri Hingga Tewas

Pada pengabdian ini UPN veteran telah memberikan bantuan mesin pengupas kulit melinjo yang sudah matang atau mulai membusuk dengan kapasitas pengupasan sebanyak 30 sampai 40 kg/jam

Mesin pengupas kulit melinjo ini sangat bermanfaat dan membantu,karena pada saat musim melinjo yang melimpah,tidak lagi kesulitan untuk mengupas kulit,sehingga melinjo bisa di simpan dan nantinya produksi emping melinjo bisa stabil ungkap para pengrajin.

(Widayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tiba di Bandung, Presiden Jokowi akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur

Berita Utama

Naskah Asli Teks Proklamasi Akan Disandingkan dengan Bendera Pusaka di Istana Merdeka

Berita Utama

Ketum FWJ Indonesia: Kecurangan Kendaraan Mengisi BBM Bersubsidi Bukan Kesalahan SPBU

Berita Utama

Unsur Kapal Perang Koarmada III, Laksanakan Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Cahaya Arafat di Perairan Halmahera Selatan

Berita Utama

Segera Tayang, “Bintang Samudera” Sinetron Kehidupan Prajurit TNI AL

Berita Utama

Seluruh Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Lampung Dinyatakan Negatif Dari Berbagai Zat Tergolong Narkoba

Berita Utama

Tanah Anda Belum Bersertifikat? BPN Banten Siap Melayani Anda

Berita Utama

Terima Ranmor Dinas Dari Kapolres Rohul, Bhabinkamtibmas Rantau Sakti Dan Lubuk Bendahara Ucapkan Terimakasih