DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Rabu, 12 Oktober 2022 - 03:49 WIB

Wamendes Budi Arie Upayakan Hadir dalam Seminar Nasional Rakernas Pewarna 2022

Mediakompasnews.Com  – Jakarta – Di tengah kesibukan yang berjubel Budi Arie Setiadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes) masih menyempatkan waktu menerima kedatangan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia bersama panitia Rapat kerja nasional dan Apresiasi Pewarna Indonesia di kantornya, Selasa 11 Oktober 2022 di bilangan Kalibata Jakarta Selatan.

Kedatangan PEWARNA pertama tentu sebagai bagian anak bangsa berharap kepada Wamendes bisa mensinergikan program yang ada di kementerian dengan PEWARNA Indonesia, selanjutnya dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan keakraban tersebut, Pewarna meminta kesediaan Bapak Wamen Budi Arie Setiadi agar hadir untuk menjadi Narasumber dalam Dialog Kebangsaan dengan tema Menakar Kepemimpinan Nasional 2024 dalam acara Rakernas Pewarna Indonesia yang akan diadakan 29 Oktober 2022 di Hotel Kana Kaliurang, Yogyakarta.

Dalam pertemuan tersebut sebelumnya Yusuf mengawali memperkenalkan yang turut hadir yang terdiri dari pengurus pusat maupun panitia rakernas PEWARNA 2022. Diantaranya Ketua Panitia Muyani Suzana yang juga Departemen Kerohanian dan Pelmas, Donny Leonardo departemen Antar lembaga, Sugiyanto Departemen Media, Antonius Nathan departemen OKK serta Elly Togatorop humas panitia rakernas dan API 2022.

Baca Juga :  Langgar Perda, Bupati Kabupaten Tangerang Cabut Ijin Holywings

“Kami mewakil teman-teman PEWARNA seluruh Indonesia mengucapkan salam hormat atas waktu yang sudah diberikan kepada kami, dengan harapan agar bapak Wamen bersedia hadir dalam dialog nasional dalam rangka Rakernas PEWARNA November 2022 di Jogya”, terang Yusuf saat itu.

Selanjutnya melalui pertemuan dengan Pak Wamen ini ingin menyampaikan sekaligus permohonan bagaimana PEWARNA bisa disinergikan dengan kementerian desa dan transmigrasi dalam kegiatan pemberitaan program-program kementerian serta adanya penyuluhan kepada para jemaat yang menjadi petani.

Perihal kiprah dan keberadaan PEWARNA yang sudah ada di 17 Daerah serta berbagai kegiatan yang dilakukan baik di lintas kekristenan maupun lintas organisasi kemasyarakat.

“Pewarna Indonesia sudah sering melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat Nasional, diantaranya yaitu melaksanakan kegiatan Dialog Kebangsaan, Seminar Nasional bersama PGI, YKI, Sinior GMKI Program Doktoral UKI menyikap RKUHP”, ungkap Yusuf yang disampaikan kepada Wamendes.

Baca Juga :  Wali Kota Tegal Jajal Makanan Rabeg dan Ikut Atraksi Debus

Anthonius Nathan juga menambahkan harapannya agar Pewarna Indonesia bisa bersinergi dengan Kemendes PDTT dalam program dibidang pertanian, yaitu dengan memberikan pelatihan warga desa dalam memanfaatkan lingkungan pekarangan yang ada di rumah yang juga program PEWARNA.

Wamen Budi Arie sangat merespon kehadiran Pewarna Indonesia dan menyatakan bersedia dan hadir dalam acara tersebut. Sedangkan terkait permohonan sinergi program, wamen meminta mengatur kembali waktu untuk mempresentasikan program tersebut.

“Mengingat Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai keberagaman etnis, perwujudan nasionalismenya banyak diwarnai oleh permasalah politik, ekonomi dan etnisitas serta agama, sehingga berbagai permasalahan tersebut menjadi sulit diselesaikan secara tuntas tanpa melihat dan menghubungkan keterkaitan antara dinamika global dan regional. Sebagai sesama rakyat yang masih peduli dengan kondisi bangsa agar tetap beragam, saya akan hadir, dan nanti tolong diinggatkan kembali dan koordinasi dengan asisten saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Apel Pagi Tanggap Bencana, Kakanwil : “Pastikan Safety and Security"

Pun menyikapi perkembangan situasi global dan regional yang berubah cepat, bangsa Indonesia harus semakin siap memantapkan kualitas diri agar tidak larut dalam gelombang perubahan-perubahan, sambungnya.

Terkait dengan tuntutan reformasi, bangsa Indonesia ditantang untuk mampu berdiri tegak sebagai bangsa yang berdaulat sekaligus mampu merespon dan mengantisipasi setiap perubahan dalam lingkungan strategis global maupun regional.

Bangsa Indonesia harus tegak berdiri sebagai bangsa yang bersatu dan utuh, yang tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita berharap pemimpin yang akan datang harus memiliki jiwa yang nasionalis bisa memimpin keberagaman yang ada di Indonesia serta memiliki jiwa patriotism makanya semua rakyat yang berjiwa nasionalis harus merapatkan barisan,” pungkasnya. Elly T.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Manfaatkan Lahan Kosong Di Kampung, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Mengajak Warga Membuka Lahan Perkebunan

TNI/POLRI

Dua Personel Polresta Cirebon Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian

Berita Utama

Presiden dan Ibu Iriana Kunjungi Hiroshima Peace Memorial Park

Berita Utama

Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian Peringatan HUT ke-77 RI

TNI/POLRI

Tidak Kenal Lelah, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Bantu Evakuasi Warga Yang Mengalami Kecelakaan Kerja

TNI/POLRI

Antisipasi Curanmor Kanit Reskrim Himbau Tukang Parkir Lebih Waspada

Berita Utama

Waketum Golkar Bamsoet Acungkan Jempol Atas Keberanian Presiden Jokowi Temui Presiden Ukraina dan Presiden Rusia di Tengah Konflik Bersenjata

TNI/POLRI

Peringati Hari Jadi Ke-75, Polwan Polres Cirebon Kota Gelar Bakti Sosial