DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Jumat, 5 Agustus 2022 - 15:05 WIB

Sekilas Pandangan Dedy Sumedi Terkait Warisan Budaya, Pada Giat Bersih Desa Pojok

Mediakompasnews.Com – Magetan – Dalam rangka mewujudkan rasa syukur masyarakat atas rahmat dan karunia Sang Pencipta yang di berikan selama ini, pemerintah bersama masyarakat Desa Pojok Kecamatan Kawedanan, Magetan Jawa Timur melaksanakan giat bersih desa pada Jumat, (5/8) di punden desa setempat.

“Kegiatan bersih desa yang kami laksanakan saat ini adalah sebuah wujud rasa syukur kami pada Sang Pencipta atas segala limpahan rahmat yang selama ini kami terima. Dan di moment yang sakral ini alhamdulillah semua berjalan dengan baik”. Kata Dedy Sumedi Kepala Desa Pojok, kepada mediakompasnews.com

Masih menurutnya bahwa secara garis besar, rangkaian kegiatan bersih desa tersebut adalah melaksanakan doa bersama untuk ketentraman dan kemakmuran masyarakat, yang di lanjutkan dengan hiburan berupa seni tradisional tayub bagi masyarakat.

Baca Juga :  Langgar Perda, Bupati Kabupaten Tangerang Cabut Ijin Holywings

Acara yang bisa di katakan sakral dan sekaligus meriah tersebut merupakan kegiatan yang di agendakan rutin tiap tahun oleh pemerintah desa. Dan di tahun ini terlihat lebih meriah dari tahun tahun sebelumnya, hal itu menurutnya bisa di maklumi karena pada masa pandemi covid 19 yang melanda beberapa tahun kemarin memaksa masyarakat untuk lebih membatasi kegiatan.

“Kalau tahun tahun kemarin, kegiatan apapun memang kami batasi mas, apalagi di dukung oleh aturan pemerintah terkait Social Distancing. Saya berharap semoga di tahun berikutnya bisa lebih meriah” harap Kepala Desa Pojok tersebut.

Baca Juga :  Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi MNC MXGP Samota Indonesia 2023 Sukses Digelar

Terkait tujuan dari semua kegiatan yang di laksanakan, kepala desa pojok tersebut menerangkan.
“Kita memikul tanggung jawab yang sangat besar untuk turut melestarikan kebudayaan yang ada, agar nantinya seni budaya serta adat istiadat sebagai kearifan lokal bisa tetap bertahan sebagai salah satu ikon dari jati diri budaya bangsa. Agar nantinya budaya maupun adat istiadat yang ada, tidak habis terkikis oleh arus globalisasi tehnologi maupun budaya luar yang datang.
Pada intinya kita tetap menerima kemajuan dan perubahan jaman yang datang dari sudut manapun untuk perkembangan dan kemajuan bangsa. Tapi kita jangan sampai melupakan atau bahkan meninggalkan budaya yang telah di wariskan secara turun temurun oleh para leluhur kita”. Kata Dedy Sumedi menyampaikan pandangannya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Elemen Masyarakat, Kasad Gelar Halal Bihalal

Di akhir perbincangan, Dedy Sumedi juga menambahkan bahwa peran generasi muda di dalam turut berpartisipasi aktif menjaga, menggali serta melestarikan budaya peninggalan leluhur sangatlah penting artinya. Hal ini agar kelak anak cucu mereka masih bisa menikmati apa yang telah di wariskan nenek moyangnya.

(Bambang)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Dengan Lima Kali Letusan Setinggi 50 – 150 Meter

Berita Utama

Kadispenad : 51 Anggota NII Deklarasi Kembali ke NKRI di Wilayah Kodam III/Siliwangi

BELITUNG

Melalui Komsos, Dekatkan Babinsa Koramil 414-04/Membalong Dengan Warga Binaan

Berita Utama

Risfanel Arya.ST.MM Menghadiri Acara Tangerang Lauwyers Club Dengan Tema “Menyoal Kepetingan Daerah” Apa Urgensi Pembentukan Tangerang Tengah

Berita Utama

SDN 1 Lewicoo Kecamatan Muncang Di Keluhkan Siswa siswi Di Kernakan Banyak Murid Dan Ruangan Sekolahpun Sempit Dan Sepertinya  Tak Tersentuh Bantuan Dari Dinas Pendidikan Pusat.

Berita Utama

Peresmian Serah Terima Kunci dan Sertifikat Bedah Rumah di Karokrok Patokbeusi Oleh Kapolres Subang

Berita Utama

Pemkab Tegal Siap Sukseskan Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional

Berita Utama

Rumah Milik Warga Lenteng Ludes Dilahap Si Jago Merah, ini Kejadiannya