DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Sabtu, 23 Juli 2022 - 05:01 WIB

Pengungkapan Tewasnya Brigadir J, Ujian Bagi Kapolri Bangun Citra Polisi

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Pengungkapan tewasnya Brigader Polisi Bopryansah Yosua Hutabarat (Brigader J) secara transparan merupakan ujian bagi Kapolri Listyo Sigit Prabowo guna membangun citra Kepolisian yang tercoreng akibat kasus yang terjadi di Rumah Propam Ferdy Sambo.

Demikian disampaikan Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), HM. Jusuf Rizal di Jakarta saat diminta tanggapannya terkait penembakan Brigader J yang kini viral hingga memperoleh perhatian serius dari Presiden Jokowi.

“Kepolisian tidak bisa main-main dalam pengungkapan kasus ini. Harus diusut tuntas dan transparan. Jika tidak ini dapat merusak citra Polri dan tentu nama Kapolri dan Presiden Jokowi,” tegas pria berdarah Madura-Batak Ketua Presidium Relawan Jokowi-Amin The President Center pada Pilpres 2019 itu.

Baca Juga :  Bawaslu, Peran Stakeholder dan Masyarakat Sangat Penting Awasi Pemilihan Serentak Tahun 2024

Menurut Jusuf Rizal, selama ini upaya menaikkan citra Polisi dimata masyarakat telah luar biasa dilakukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, bahkan sejak masih menjabat Kabareskrim dengan membuat survey sebagai pijakan.

Dan ketika menjadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Program Presisi. Presisi merupakan singkatan dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan untuk membuat pelayanan dari Kepolisian lebih terintegrasi, Modern, Mudah dan Cepat.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Polres Lampung Selatan Gelar Lomba PBB tingkat SMP dan SMA

Lebih lanjut dikatakan, kasus ini merupakan ujian berat bagi institusi Kepolisian karena terkait kisruh di tubuh Institusi Kepolisian. Namun jangan sampai kasus ini tidak dituntaskan secara transparan dan berkeadilan yang dapat merugikan citra kepolisian jadi buruk dimata masyarakat.

Sebagai Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media dan Online Indonesia) dan Sekjen MOI (Media Online Indonesia), Jusuf Rizal mengaku memperoleh banyak informasi dari berbagai sumber yang layak dipercaya terkait kasus penembakan Brigader J.

Baca Juga :  Presiden Soal Usulan TNI/Polri Tugas di Kementerian: Belum Mendesak

“Kita tidak ingin kasus ini jadi bias kemana-mana yang justru nanti dapat merusak citra Polri. Lebih baik kita serahkan pada proses hukum secara transparan. Kita harapkan Kapolri tegas menuntaskan, siapapun yang ikut terlibat,” jelas Jusuf Rizal.

Dikatakan LSM LIRA dan para wartawan akan ikut mengawal kasus penembakan yang menewaskan Brigader J dapat terungkap dan pelaku pembunuhan dapat diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, siapapun itu.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ribuan Mahasiswa Dari Aliansi PMII Melakukan Aksi Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM

Berita Utama

Kapolri Sebut Sudah Ada Peningkatan Jumlah Kendaraan

Berita Utama

DPD API Riau Bekerjasama Dengan PWNU Riau Adakan Kegiatan Donor Darah

Berita Utama

Nikmati Akhir Pekan, Presiden Ajak Cucu Salat Jumat Berjemaah

TNI/POLRI

Kapolres Cirebon Kota Sambut Hangat Silaturahmi dan Audiensi Pengurus Cabang HMI Cirebon

Berita Utama

Pasca Idul Fitri, Kapolda Kalteng Halal Bihalal Bersama Personel

Berita Utama

Alumni Untuk Indonesia Dukung Kebaya Goes to UNESCO, Konsisten Sosialisasikan Kebaya

TNI/POLRI

Bugar dan Sehat, Personel Polres Lebak Polda Banten Laksanakan Olahraga Bersama