DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Sumatera Barat

Sabtu, 22 April 2023 - 11:27 WIB

Gas Elpiji 3 Kg di Dua Koto Langka, Harga Melambung Hingga Capai Rp. 40 Ribu 

Mediakompasnews.Com – SUMBAR – Gas elpiji 3 kilogram bersubsidi yang diperuntuhkan bagi warga miskin langka ditemukan di Kec. Dua Koto, Kab. Pasaman akibat kelangkaan gas tersebut harganya melonjak tinggi dan menembus Rp.40 ribu/ tabung, sehingga membuat warga resah dan mengeluh.

Hal itu disampaikan Rita warga Nagari Simpang Tonang kepada awak media ini, Sabtu (22/4-2023), “Menurut Rita dia membeli gas elpiji disalah satu kedai pengecer di Simpang Tonang, jumat(21/4-2023) pagi, sore harinya harga sudah kembali naik, dan menembus Rp.40 ribu/ tabung,” kata Rita.

Baca Juga :  Taruna Gabungan AKPOL, AKMIL, IPDN dan BSSN Latihan Integrasi di Kab. Pasaman Sumbar

Melonjaknya harga gas tersebut di karenakan barangnya tidak ada alias menghilang di semua kedai pengecer. Saat gas elpiji dalam keadaan normal harganya sudah mencapai Rp.27 s/d Rp.28 ribu/ tabung.

“Bila harga ini dibandingkan dengan harga gas elpiji 3 kilogram di Kab. Serdang Bedagai, Sumut harganya hanya Rp.17 ribu/ tabung. Berarti pada hari biasa saja harganya sudah berbeda Rp 9 ribu s/d Rp.10 ribu/ tabung,” katanya.

Ini semuanya diduga akibat ada permainan oknum yang mengelola pemasaran. Sebab yang namanya gas bersubsidii di semua daerah HET nya juga harus sama. Begitupun kalau berbeda sedikit rasanya tidak apa apa.

Baca Juga :  Pemkab Pasaman Sumatera Barat Gandeng ITERA Bangun Kawasan Wisata Geopark

Sekarang timbul pertanyaan kita, ada apa disebalik ini semua, dan siapa pula oknum yang bermain dan turut terlibat didalamnya…?. Sebab hal seperti ini biasanya sudah dikendalikan oknum oknum tingkat elit dan tidak bisa orang sembarangan.

Untuk itu kita sangat mengharapkan kepada pihak yang berkompoten agar bisa meng investigasinya apa penyebab harga gas mahal dan apa pula penyebab gas menghilang. Karena sudah sama kita ketahui apa bila barangnya langka sudah jelas harganya akan melonjak. Sekarang yang perlu di investigasi apa penyebab kelangkaan gas dimaksud,kata Rita.

Baca Juga :  Bupati Pasaman Resmi Membuka MTQ Ke-4 Tahun 2023 Tingkat Nagari Panti Selatan

Untuk itu dimohonkan kepada Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono agar dapat menurunkan tim guna melakukan penyelidikan diberbagai tempat. Kita sangat yakin bila Polri sudah turun tangan untuk melakukan investigasi sampai keakar rumput kita optimis pasti bisa ditemukan.

Sehingga warga miskin nantinya tidak lagi merasa mengeluh dan resah,karena gas elpiji sudah normal kembali dan harganyapun stabil ditingkat pengecer sebagai mana harga yang layak seperti di Sumatera Utara. (egh)

Share :

Baca Juga

Sumatera Barat

Truk Colt Diesel Tanpa Pelat Nomor Polisi Tabrak Tebing Bukit, Pengemudi Tewas di Tempat

Berita Utama

Bupati Kabupaten Batu Bara Terima Penghargaan Mitra Rangkaian HPN 2023

Pendidikan

SDN se Kec.Dua Koto Akan Gelar Lomba Melukis dan Congklak Untuk Dipertandingkan di Tingkat Kab.Pasaman

Sumatera Barat

SDN 07 Silang Empat Silalang Akan Adakan Acara Perpisahan Peserta Didik Kelas VI Tahun Pelajaran 2022/2023

Sumatera Barat

Bupati Pasaman H. Benny Utama SH., MM Selaku Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -78

Sumatera Barat

Taruna Gabungan AKPOL, AKMIL, IPDN dan BSSN Latihan Integrasi di Kab. Pasaman Sumbar

Sumatera Barat

Ngambil Berkah Ramadhan Polsek Panti Polres Pasaman Berikan Santunan Pada Anak Yatim Piatu

Sumatera Barat

3266 Siswa SMP Negeri dan Swasta di Kab. Pasaman Akan Ikuti Ujian Akhir Sekolah Selama 5 Hari