DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Sorotan

Jumat, 8 November 2024 - 14:33 WIB

Band Rock Indonesia: Lawang Pitu, Rilis Video Klip “DAGELAN” Berharap Dukungan dari Rafi Ahmad

http://Mediakompasnews.com – Jakarta – Band rock Lawang Pitu, yang terbentuk pada 1 Februari 2022 di ACC Studio Music Bekasi, kembali menghidupkan gairah musik rock di Indonesia dengan merilis video klip terbaru mereka berjudul “DAGELAN.” Lagu ini menyajikan kritik satir terhadap situasi politik di Indonesia yang penuh “DAGELAN” atau humor, dan pertama kali diciptakan pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2021.

Lawang Pitu beranggotakan lima personel yang terdiri dari ACC Basuki (pimpinan), Trison Manurung sebagai vokalis (juga dikenal sebagai mantan anggota Roxx dan Ex-Edane), Jibonez di gitar utama, Sadtrio di gitar ritme (Junior Koes Plus), serta Arif Rahman di drum. Band ini dikenal dengan lirik-lirik lagu yang menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat, menjadikannya mudah dipahami dan relevan bagi pendengar luas.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pemanfaatan Potensi Nikel Indonesia

Dalam wawancara di ACC Studio Music Bekasi, 8 November 2024, ACC Basuki menyampaikan harapannya kepada Rafi Ahmad, yang baru saja dilantik sebagai utusan khusus Presiden Republik Indonesia di bidang kepemudaan, seni, dan budaya. Ia berharap Rafi dapat melakukan koordinasi lebih intensif dengan para pekerja seni untuk mengembangkan musik di Indonesia.

“Kami berharap Rafi Ahmad melakukan koordinasi dengan kami para pekerja seni sehingga ada kemajuan yang signifikan bagi dunia musik di Indonesia,” ucap ACC Basuki.

Baca Juga :  Terima Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB), Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Trison Manurung, vokalis Lawang Pitu, juga menekankan pentingnya adanya ekosistem yang jelas bagi para musisi dan pencipta lagu di Indonesia.

“Semoga ada regulasi yang jelas bagi kami para musisi untuk lebih menjamin hasil karya kami,” ujarnya.

Dengan harapan dapat menyentuh semua kalangan masyarakat dan menciptakan musik yang bertahan sepanjang masa, Lawang Pitu terus berlatih untuk memperkuat chemistry di antara para personel.
(Susi)

Baca Juga :  Pj Bupati Tegal Dorong Sosialisasi Program Pemerintah Lewat Medsos

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Wakapolres Rokan Hulu Kompol Erol Ronny Risambessy SIK mendampingi Wakil Bupati (Wabup) H Indra Gunawan pada Apel peringatan Hari Pahlawan Ke 77

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

BELITUNG

Anggota Koramil 414-04/Membalong Giat Melaksanakan Pembersihan Pangkalannya

Berita Utama

Luar Biasa Dipimpin Iptu Anra Nosa,Dalam Sehari Personil Polsek Kepenuhan Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu

Berita Utama

Sidang Perdana Kasus Matel Hadang Motor Wartawan

Berita Utama

Tiga Orang Tersambar Petir Saat Bantu Padamkan Api Kebakaran Rumah, 1 Orang Meninggal Dunia

Berita Utama

Ketua Asosiasi Sopir Logistik Indonesia “ASLI” Angkat Suara Terakait Kenaikkan Harga BBM

Berita Utama

Danlantamal IV Menghadiri Apel Gelar Pasukan Latihan Peperangan Ranjau Koarmada I TA 2022