DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Senin, 21 Agustus 2023 - 04:48 WIB

Berita Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Itu Tidak Ada Lagi, Dan Sudah Kadaluarsa

Media Kompas News Com,Sumbar_ Ekspos yang ditayangkan media online mimbarnegeri.com seputar tambang emas ilegal di Dua Koto Kab.Pasaman beritanya dinilai sudah kadaluarsa. Sebab saat ini tidak ada lagi yang berani melaksanakan kegiatan tambang emas di Jorong Sinuangon Cubadak Barat,Kec Dua Koto,Kab.Pasaman setelah adanya larangan dari Kapolri Jenderal Pol Listiyo Sigit Prabowo.

Hal itu ditegaskan tokoh masyarakat Sinuangon Ismil Husni yang juga Ketua Badan Musyawarah(Bamus) Nagari Cubadak Barat kepada wartawan,Senin(21/8/2023). ” “Kalau di Sinuangon kami jamin saat ini tidak ada lagi penambang emas ilegal sebagai mana yang dilansir mimbarnegeri.com.itu”

Baca Juga :  Puncak Acara HUT Ke-1 LAPBAS Indonesia PAC Bakauheni, Ditandai Dengan Potong Tumpeng Dan Pentas Seni Budaya Atraksi Debus

Hendaknya wartawan sebagai sosial kontrol jangan membuat berita yang sudah lama,sehingga dapat meresahkan masyarakat. Saya menampik keras tentang berita yang diterbitkan itu,sebab oknum wartawan yang melaksanakan tugasnya tidak mengikuti kode etik jurnalistik yang disebut sebagai sosial kontrol. Cek dulu dong ke TKP baru dibuat beritanya. Ini namanya berita memutar balikkan fata, kata Ismil Husni.

” Cek dulu ke TKP ada tidaknya kegiatan tersebut. Sebab bila kami lihat foto alat berat ini adalah exavator foto lama sudah setahun yang lalu dan tidak ada lagi ditempat”kata Ismil. Memang ada juga satu unit alat berat yang pemiliknya warga setempat,jadi alat berat itu tetap ada disitu karena mau kemana dibawa kalau pemiliknya memang orang yang tinggal disana,katanya.

Baca Juga :  Siswa SDN 3 Karangsembung, Raih Prestasi di Kejuaraan Karate

Kalau beginii cara kerja oknum wartawan sekarang, bisa membuat orang jadi resah. Misalnya berita dan foto jalan longsor,kejadiannya tiga bulan yang lalu. Oknum wartawan ada mendapat informasi tanpa cek dan ricek kelapangan lalu dibuat berita. Rupanya longsor itu sudah tiga bulan yang lalu. Sehingga orang yang akan pergi menundakan keberangkatannya karena takut tidak bisa melintas Sehingga membuat orang kecewa dan resah.

Baca Juga :  Kantor Pjka Stasiun Perlanaan Tidak Menghargai Bendera Negara Indonesia

Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro SIK,MIK yang dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Dua Koto IPDA Antoni Hasibuan SH seputar berita mimbarnegeri yang menyebut masih adanya kegiatan tambang emas ilegal di Sinuangon pihaknya membantah.

Sepanjang pengetahuan kami tidak ada lagi penambang emas ilegal di Jorong Sinuangon dan kita berani dibuktikan,kata Kapolsek. Itu foto yang dimuat kami tau adalah foto lama,katanya.(egh)

Share :

Baca Juga

Daerah

Framdi Siap Deklarasi dan Menangkan Muraz-Andri Bacalon Walikota Sukabumi

Berita Utama

Dalam Ciptakan Sekolah Ramah Anak, DP3AP2KB Lakukan Sederet Program Pembinaan

Daerah

Bupati Sergai kukuhkan pejabat bermasalah,serta tidak kompeten menempati jabatan strategis

Berita Utama

Kawanan Rampok Minimarket di Cipadu Kota Tangerang Berhasil Dibekuk Polisi, Berikut Informasi Selengkapnya

Berita Utama

Wow… Harta Kekayaan Bupati Sukabumi Yang Mencapai 27 Miliyar

Daerah

Dua Hari Kunjungan Kerja (KUNKER) Di Partomuan, H Benny Utama Bupati Pasaman Disambut Antusias Masyarakat.

Daerah

Jalan Desa Lubuk Bayas Rusak Masyarakat Desa Resah

Daerah

Kesultanan Palembang Darussalam , memberikan Gelar Adat Pangeran Citro Kepada Dr. H. Kemas Herman, SH., MH., M.Si., CLA