DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 11:41 WIB

Nasip Warga Air Bangis Yang Demo di Kantor Gubernur Sumbar Belum Jelas Hasilnya. Warga Pasbar: Pulang pun Nasib Kami Tak Jelas

Media Kompas News.Com – Sumbar – Ribuan rombongan pendemo warga Air Bangis,Kab. Pasaman Barat sudah hari ke-5 melakukan aksi masih tetap bertahan didepan kantor Gubernur Sumbar di Padang. Salah satu yang masih bertahan itu Fitri (28) warga Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat bersama ratusan teman lainnya,Jumat(04)08-2023).

Aksi ini ialah hari kelima sejak dimulai pada Senin (01/08-2023) di Jalan Sudirman, Kota Padang. Meskipun ada aksi, satu ruas jalan tetap dibuka.

Baca Juga :  YUK...!!! Kenali Visi Caleg Muda Partai Perindo, EGI SONIA. S.H

Massa aksi berjalan kaki dari lokasi tempat mereka menginap di Masjid Raya Sumbar menuju Kantor Gubernur Sumbar.

Hingga pukul 17.20 WIB, ribuan masyarakat ini masih meminta agar Gubernur Sumbar menemui dan menyelesaikan persoalan lahan sesuai tuntutan yang mereka sampaikan sejak hari pertama.

Massa aksi ini tampak diikuti perempuan, namun anak-anak yang ikut aksi beberapa hari belakangan sudah berkurang.

Baca Juga :  Nukman Sampaikan Selamat Kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Terpilih

Pulang pun kami tidak ada gunanya, nasib kami tidak jelas, kami terus berjuang,” ujar salah seorang warga Fitri (28) saat ditemui di sela-sela aksi.

Fitri mengaku tidak punya lahan sama sekali di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis.

hanya seorang buruh harian di negerinya. Ia ikut aksi agar mata pencariannya di negeri asal tetap bertahan dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Banyak Bupati Dan Wabup di Indonesia Diduga Tidak Harmonis. Lain Dengan Bupati Dan Wakil Bupati Pasaman Yang Tetap Kompak Dan Harmonis

Fitri datang ke Padang bersama suami dan lima orang anaknya, termasuk satu orang yang masih delapan bulan. 

“Dulu lahan orang tua saya juga direbut orang, membuat saya tidak bisa melanjutkan sekolah dasar, maka sekarang saya tidak mau anak saya ikut merasakannya,” ujar Fitri.

Sumber dari Tribun Padang.

Editor : Eddi Gultom

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kelurahan Cimone Jadi Perwakilan Tingkat Kota Tangerang PHBS

Berita Utama

Lapas Pasir Pangarayan Kembali Cek Sarpras Sebelum Libur Tahun Baru Imlek & Isra Mi’raj

Daerah

Ketum LAPBAS Indonesia, Singgahi PAC Bakauheni Dan Kunjungi DPD Lampung

Daerah

Jalin Silaturahmi, Wakil ketua DPRD Provinsi Babel gelar “Ngopi Santai” bersama Masyarakat Belitung

Daerah

Terima Audiensi BIG, Menteri Nusron Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan RTR dan PTSL

Daerah

Sabar AS Secara Aklamasi Terpilih Pimpin Demokrat Kab.Pasaman

Berita Utama

Salma Hanifah Bacaleg PKB Termuda, Sebut Sudah Saatnya Perempuan Menjadi Key Player di Sektor Pariwisata dan Perekonomian di Bantul

Berita Utama

Polda Banten Berikan Bantuan Bibit Tanaman kepada Kelompok Tani