LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Ekonomi dan Bisnis

Selasa, 29 November 2022 - 14:15 WIB

Saatnya PT Moya Hengkang dari Batam Ngurus Air Bersih Saja tidak becus. Pejabat Yang Berwenang Bukalah Mata Hatimu

mediakompasnews.com | Batam – Semakin lama semakin tidak becus PT Moya kelola air bersih di Kota Batam, terbukti masyarakat Kota Batam mengeluhkan tentang sering nya tersendat penyaluran air bersih sebagai kebutuhan pokok sehari hari masyarakat Kota Batam.

Berapa hari ini air bersih terputus disebabkan oleh pecahnya Pipa induk diseputaran Indomobil Lubuk Baja, namun penanganannya sampai memakan waktu beberapa hari.

Baca Juga :  Program Pemerintah Untuk Menuntaskan Kemiskinan Melalui Bansos Terkesan Sulit Terwujud, Karena Petugas Bansos Di Kecamatan dan Nagari Bekerja Tidak Mengenak Sasaran

Ismail Ratusimbangan Ketum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri kepada beberapa media mengatakan, “kita cukup kesal terhadap PT Moya yang tidak becus mengelola air bersih, bukan semakin baik pelayanan, semakin parah jika dibandingkan dengan PT ATB sebagai pengelola sebelumnya, mohon maaf tidak ada apa – apanya PT Moya,”

Lebih lanjut Ismail mengatakan, seharusnya Bapak Rudi,baik sebagai Wali Kota maupun sebagai Kepala BP Batam, harus mengambil sikap terhadap PT Moya, jika memang memikirkan kepentingan masyarakat, harus tegas dong ini menyangkut kebutuhan pokok sehari hari masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Zahir Dorong Semangat Para Petani Jelang Masa Tanam Cabai

Mobil tangki air yang sejogya membantu masyarakat disaat air bersih mati, tapi ternyata pelayanan bertele-tele, itupun air yang datang warnanya keruh dan tidak layak.

Sudah sepantasnya PT Moya Hengkang dari Batam karena tidak becus mengurus air bersih di Kota Batam.

Karena air kebutuhan pokok dan konstitusi mengatur tidak berlebihan jika tidak mampu dan tidak bertanggung jawab sama saja telah melanggar konstitusi, walikota sebagai pejabat harus patuh dengan konstitusi, air, bumi dan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara, oleh karenanya Wali Kota harus hadir perwujudan negara, bukan diam,” tutup Ismail.(NT).

Baca Juga :  Menko PMK Tinjau Arus Balik Lebaran di Bakauheni

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kapolsek Karanganyar Hadiri Seminar Kewirausahaan di Desa Sekarjati

Berita Utama

Gempita HUT Ke Enam Bank Banten, Gelorakan Akselerasi Transformasi Digitalisasi

Banten

Ada Kebocoran Bendungan Pintu Air 10 dan Masuk Musim Kemarau, PDAM Tirta Benteng Gerak Cepat Lakukan Antisipasi

Berita Utama

Muswil KE-2 AKURINDO Banten Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat dan UMKM Naik Kelas

Ekonomi dan Bisnis

Asosiasi Rempah Nasional dan Teknologi Cakra Internasional Siapkan Transformasi Digital Jalur Rempah

Ekonomi dan Bisnis

Se,tujuan Coffe Shop, Miliki Kesan Atraktif

Ekonomi dan Bisnis

Program Pemerintah Untuk Menuntaskan Kemiskinan Melalui Bansos Terkesan Sulit Terwujud, Karena Petugas Bansos Di Kecamatan dan Nagari Bekerja Tidak Mengenak Sasaran

Ekonomi dan Bisnis

Bakti Kami Untuk Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Atasi Kesulitan Warga Dan Memperlancar Akses Perekonomian Warga