DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Hukum dan Kriminal / Sorotan

Jumat, 8 Desember 2023 - 15:33 WIB

Polsek Sapeken Ungkap Sindikat BBM Bersubsidi Berjenis Solar ke Kapal

Mediakompasnews.com – Sumenep – Ada saja oknum yang meraup keuntungan di tengah kelangkaan solar. Sindikat penyalahgunaan solar bersubsidi ini diungkap Polsek Sapeken Kabupaten Sumenep Pelaku menjual solar bersubsidi dengan harga industri ke Kapal yang melintas di dermaga Sapeken.

Polsek Sapeken mengamankan BBM bersubsidi sebanyak kurang lebih 2 Ton  yang dibeli oleh kapal yang disediakan oleh Penyalur yang diduga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Solar tersebut diduga menimbun dengan modus persediaan masyarakat nelayan oleh penyalur.

Baca Juga :  Lantik KSAL, Presiden Jokowi: Tingkatkan Kedaulatan Negara di Laut

Penjualan Gelap 2 Ton BBM Bersubsidi Ke Kapal dengan alasan kehabisan persediaan tersebut saat ini ditangani polsek Sapeken. Pada regulasi yang ada, pembelian solar subsidi dibatasi 200 liter per hari untuk jatah nelayan. Sedangkan yang tertangkap tangan oleh polsek sapeken ini malah 2 ton.

Dari praktik penjualan BBM bersubsidi yang dijalankan, para pelaku mafia BBM Bersubsidi pastinya meraup omset hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu diantaranya merupakan penyalur BBM yang asal usul BBMnya tidak jelas, oknum yang diduga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia yang di kepulauan  (HNSI) ini sudah berani menyalahi aturan pada persatuan nelayan tersebut harus mempertanggung jawabkan  yang sudah dilakukannya.

Baca Juga :  Ratusan Kader Ramaikan Halal Bihalal BBP Tangsel

Dari penjelasan narasumber yang tidak mau namanya di publikasi. mengatakan pada media Kompasnews.com  ini bahwa penyelewengan solar bersubsidi ini sudah menjadi atensinya untuk dilaporkan ke APH setempat  karena praktik yang menjua BBM solar persediaan masyarakat nelayan ini sudah sangat meresahkan masyarakat yang sehari hari hidupnya mata pencahariannya dari bernelayan bergantung pada jatah kelompok nelayan.

Baca Juga :  Dihadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76

“Mereka semua para oknum Persatuan Kelompok nelayan indonesia sudah berhasil diamankan di TKP oleh polsek Sapeken dalam posisi  tertangkap tangan di saat melakukan aksi transaksi jual beli BBM di dermaga. dengan menjual harga non subsidi ke kapal industri,” jelasnya.

Narasumber menambahkan, awak kapal industri tersebut  membeli solar bersubsidi itu dengan  harga Rp 9000 Per liter. Pelaku menggunakan angkutan odong odong dan mobil pickup yang sudah siap antar.

(ASMUNI-PGL)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bedah Buku “Loper Koran Jadi Jenderal” di Mabesad, Jenderal Dudung Tokoh Inspiratif

Batu Bara

Sebuah Rumah Habis Dilalap Si Jago Merah, Penghuninya Merupakan Seorang Anak Yatim Piatu

Berita Utama

Buntut Kasus Perceraian, Oknum Lebe Desa Playangan Segera Dilaporkan Polisi

Berita Utama

Polres Tegal Buka Upacara Perkemahan Saka Bhayangkara

Berita Utama

Kasat Lantas Polres Sumenep Mengajak Sopir, Ojek dan Tukang Becak Ngopi Bareng

Berita Utama

Viral Penadah Barang Curiaan Kendaraan Sepeda Motor Terungkap oleh Anggota Polres Metro Jakarta Barat

Berita Utama

Raih Nilai Tertinggi Zona Hijau Pelayanan Publik se- Banten, Kapolres Metro Tangerang: Tetap Jaga Kualitas Pelayanan

Berita Utama

Komisioner KPU Kota Tangerang Disinyalir Terlibat Asusila, Ini Kata DKPP