LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Hukum dan Kriminal / Sorotan

Jumat, 8 Desember 2023 - 15:33 WIB

Polsek Sapeken Ungkap Sindikat BBM Bersubsidi Berjenis Solar ke Kapal

Mediakompasnews.com – Sumenep – Ada saja oknum yang meraup keuntungan di tengah kelangkaan solar. Sindikat penyalahgunaan solar bersubsidi ini diungkap Polsek Sapeken Kabupaten Sumenep Pelaku menjual solar bersubsidi dengan harga industri ke Kapal yang melintas di dermaga Sapeken.

Polsek Sapeken mengamankan BBM bersubsidi sebanyak kurang lebih 2 Ton  yang dibeli oleh kapal yang disediakan oleh Penyalur yang diduga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Solar tersebut diduga menimbun dengan modus persediaan masyarakat nelayan oleh penyalur.

Baca Juga :  Pemilik Daun Ganja Kering 30, 87 Gram, Tak Berkutik Pada Personil Sat Resnarkoba Polres Rohul

Penjualan Gelap 2 Ton BBM Bersubsidi Ke Kapal dengan alasan kehabisan persediaan tersebut saat ini ditangani polsek Sapeken. Pada regulasi yang ada, pembelian solar subsidi dibatasi 200 liter per hari untuk jatah nelayan. Sedangkan yang tertangkap tangan oleh polsek sapeken ini malah 2 ton.

Dari praktik penjualan BBM bersubsidi yang dijalankan, para pelaku mafia BBM Bersubsidi pastinya meraup omset hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu diantaranya merupakan penyalur BBM yang asal usul BBMnya tidak jelas, oknum yang diduga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia yang di kepulauan  (HNSI) ini sudah berani menyalahi aturan pada persatuan nelayan tersebut harus mempertanggung jawabkan  yang sudah dilakukannya.

Baca Juga :  Silaturahmi Dansatgas Yonif 511/DY dengan Keuskupan Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C.

Dari penjelasan narasumber yang tidak mau namanya di publikasi. mengatakan pada media Kompasnews.com  ini bahwa penyelewengan solar bersubsidi ini sudah menjadi atensinya untuk dilaporkan ke APH setempat  karena praktik yang menjua BBM solar persediaan masyarakat nelayan ini sudah sangat meresahkan masyarakat yang sehari hari hidupnya mata pencahariannya dari bernelayan bergantung pada jatah kelompok nelayan.

Baca Juga :  Kapolres AKBP. Tri Suhartanto. S.H., M.H., M. Si Pimpin Apel Pergeseran Pengamanan TPS Pemilu 2024

“Mereka semua para oknum Persatuan Kelompok nelayan indonesia sudah berhasil diamankan di TKP oleh polsek Sapeken dalam posisi  tertangkap tangan di saat melakukan aksi transaksi jual beli BBM di dermaga. dengan menjual harga non subsidi ke kapal industri,” jelasnya.

Narasumber menambahkan, awak kapal industri tersebut  membeli solar bersubsidi itu dengan  harga Rp 9000 Per liter. Pelaku menggunakan angkutan odong odong dan mobil pickup yang sudah siap antar.

(ASMUNI-PGL)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Terima Kunjungan Kongres AS, Presiden Jokowi Bahas Kemitraan Setara dan Kerja Sama Ekonomi

Berita Utama

Dua Pengedar Narkotika Di Rokan Hulu Diciduk Res Narkoba, 19 Paket Sabu Dan Ganja Disita

Berita Utama

Syafrudin Budiman Ketua Pembina UMKM Indonesia Maju, Apresiasi Jalan Sehat Germas dan Bazar UMKM

Berita Utama

Cegah C3, Personel Polres Meranti Gelar Patroli KRYD

Berita Utama

Santunan Yatim Piatu, Janda, dan Dhuafa Meriahkan Musholla Al-Maghfiroh Panunggangan

Berita Utama

Polda Riau Ungkap Tindak Pidana Perbankan Kerugian 6,7 Milyar, Mantan Relationship Manager Bank Dibekuk.

Hukum dan Kriminal

Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

Berita Utama

M.Gozali Ajak Masyarakat Desa Mekarjaya Untuk tidak Golput di Pemilu 2024