LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:19 WIB

Alih Fungsi Hutan Lindung Untuk Bandara Karimun Segera Realisasikan

Mediakompasnews.Com – Kepri – Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr. Alue Dohong berjanji akan segera memproses pengajua. alih fungsi hutan lindung yang akan digunakan untuk perpanjangan bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Sei Bati Kabupaten Karimun, Kepri. Hal ini disampaikanĀ  Wamen Alue Dohong dalam rapat terbatas bersama Gunernur Kepri H. Ansar Ahmad dan Bupati Karimun Aunur Rafiq di kantor Bandara RHA, Karimun, Sabtu (16/7/2022).

Dalam kesempatan ini Alue Dohong tidak hanya memimpin rapat, namun menyempatkan diri meninjau langsung kondisi bandara Karimun yang masih belum memadai untuk di darati pesawat berbadan lebar.

Baca Juga :  Kapolri Dorong Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kondisi saat ini Bandara RHA hanya memiliki panjang runway 1430 meter. Sementara untuk didarati pesawat berbadan besar minimal panjang runway 2000 meter. Adapun rencananya manajemen bandara RHA akan memperpanjang hingga 2000 x 30 meter.

“Kita akan usahakan tahun ini, paling lama September nanti sudah bisa keluar izin pelepasannya da langsung jadi APL,” kata Dohong.

Berdasarkan SK nomorĀ  76 tanggal 6 Maret 2015 kawasan hutan lindung yang berada di area Bandara RHA seluas 38,29 hektar dengan statis DPCLS, artinya ini hanya tinghal pelepasan saja. Apalagi yang dibutuhkan untuk pengembangan bandara hanya seluas 14,8 hektqr.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Menerima Audiensi Dari Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah Lampung

“Jika Bandara ini menjadi besar maka akan menambah kewibawaan Karimun, mewibawaan Kepri bahkan Indonesia. Kita bangun teras depan ini agan mennjadi lebih bagus dan lebih kompetitif. Agar kewibawaan bangsa kita semakin terbentuk. KarenĀ  Kepri ini berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga,” kata Dohong.

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad usai rapat mengatakan jika Pemerintah Provinsi Kepri telah mengibahkan dana sebeaar Rp10 miliar untuk membebaskan lahan milik warga yang terdampak pengembangan Bandara RHA ini. Sedangkan area pengembangan bandara yang melibatkan hutan lindung, proses alih fungsinya sedang di proses dan akan segera direalisasikan September ini.

Baca Juga :  Peringati Hari Ibu, Bupati Jelaskan Peran Ibu Dalam Pembangunan Bangsa

“Semua daerah yang ada di Kepri, kita dorong terus pengembangan infrastrukturnya. Dan untuk Karimun, salah satunya pengembangan infrastruktur bandara. Kita perpanjang runway nya yang saat ini hanya 1400 meter, menjadi minimal 2000 meter. Kita doakan saja semua rencana yang kita buat berjalan lancar,” kata Gubernur Ansar

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Puan: Aturan Distribusi Pertalite Harus Jamin Subsidi BBM Tepat Sasaran

TNI/POLRI

Air Mata Di Perbatasan RI-PNG Iringi Perpisahan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY

Berita Utama

Terima ILUNI (Ikatan Alumni UI), Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pelaksanaan Zero Discrimination Day 2023

Berita Utama

Terkait Viralnya Video Syur Oknum Kades Cigoong Utara, Masyarakat Minta Kades Mundur Diri Dari Jabatannya.

Berita Utama

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho Hidupkan Kembali Domain Blogger Polri Official

Berita Utama

Direskrimsus Polda Gorontalo Serahkan Tersangka Korupsi Jalan Nani Wartabone ke Kejati

Berita Utama

Kapolri Sidak Satpas SIM Polda Metro Jaya

TNI/POLRI

Warga Papua Senang Sekali Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis Dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY